Tuesday, October 4, 2016

Tugas Makalah Psikologi Manajemen

Nama                   : Astri Kartikasari
Kelas                    : 3PA11
NPM                    : 11514757
Mata Kuliah       : Psikologi Manajemen
Tugas                   : Membuat makalah mengenai materi minggu sebelumnya


Psikologi Manajemen

                Hal-hal yang di bahas pada Selasa 27 September 2016 yang menjadi pertemuan pertama adalah kami melakukan perkenalan dengan Ibu Dosen. Setelah melakukan perkenalan, kami langsung melanjutkan pertemuan tersebut dengan diisi materi pengenalan dari mata kuliah Psikologi Manajemen. Kami membahas pengertian awal mengenai Psikologi Manajemen. Psikologi menejemen memiliki pengertian kurang lebih adalah ilmu yang mengatur sumber daya yang ada untuk memenuhi kebutuhan. Dan ada pun kaitannya dengan Psikologi : SDM merupakan hal terpenting dari modal kerja perusahaan manapun. Dikarenakan ilmu Psikologi yang berpusat pada manusia. Pengertian tersebut di jelaskan berdasarkan materi yang sudah di email oleh Ibu Dosen ke email kelas pada saat pertemuan tersebut. Dan saya pun mencari beberapa referesi lain dari blog dan internet untuk menambahkan beberapa perbedaan pengertian yang ada dari banyak pihak. Seperti dijelaskan bahwa Psikologi manajemen adalah suatu studi tentang tingkah laku manusia yang terlibat dalam proses manajemen dalam rangka melaksanakan funsi-fungsi manajemen untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Kemudian pada pertemuan kali itu kami juga diberi penjelasan mengenai Organisasi yang memiliki pengertian kurang lebih adalah sekelompok orang yang memiliki tujuan yang sama. Ada pula penjelasan Organisasi kerja/industri sebagai system kelompok yang saling berkaitan. Individu menjadi anggota satu/beberapa kelompok social. Proses adanya Organisasi karna dibuat perencanaan dan dimulai dari satu orang. Namun ada pula referensi yang saya peroleh mengenai pengertian Organisasi adalah 

- Dalam arti Statis (diam)
Merupakan wadah atau tempat kegiatan administrasi dan manajemen berlangsung, dengan gambaran yang jelas tentang saluran hirarki daripada kedudukan, jabatan wewenag, dan garis komando dan tanggung jawab.

- Dalam arti Dinamis (bergerak)
Merupakan proses kerjasama antara orang-orang yang tergabung dalam suatau wadah tertentu umtuk mencapai tujuan bersama seperti yang telah ditetapkan secara bersama pula.

                Ada pun pembahasan selanjutnya merupakan pengertian kelompok merupakan sekelompok orang yang berinteraksi satu dengan lainnya. Dibagi menjadi dua yaitu kelompok formal dan informal. Untuk kelompok formal sendiri memiliki pengertian kelompok yang diberi batasan yang berisi rincian tugas-tugas dan tanggung jawab tertentu. Ada kelompok komando dan tugas. Kelompok informal sendiri pengertiannya adalah kelompok yang tidak diberi batasan, lebih bersifat spontan antar sejumlah tenaga kerja. Dari sumber lain yang saya dapat kelompok atau group didefinisikan sebagai dua atau lebih individu yang saling bergantung dan bekerjasama, yang secara bersama berupaya mencapai tujuan. Kelompok kerja (work group) adalah kelompok yang para anggotanya saling berinteraksi terutama untuk saling berbagi informasi untuk membuat keputusan guna membantu satu sama lain dalam wilayah kewenangannya masing-masing.

                Kemudian kami membahas Fungsi kelompok bagi anggotanya :
- Fungsi kelompok sbg pemenuhan kebutuhan para anggotanya
- Fungsi kelompok sbg pengembang, penunjang dan pemantap dari identitas dan pemeliara harga diri
- Fungsi kelompok sbg penetap dan penguji kenyataan/realitas sosial
- Fungsi kelompok sbg mekanisme pemecahan masalah dan pelaksanaan tugas

                Dan dari sumber lain yang saya dapat saya memperoleh penjelasan mengenai Fungsi kelompok bagi anggotanya yaitu Biasanya kelompok selalu memenuhi kebutuhan anggotanya, Fungsi kelompok juga dapat menunjang identitas diri dari anggotanya karna biasanya banyak orang yang berkembang didalam suatu kelompok. Kelompok sebagai penguji realitas sosial karna didalam kelompok, kita harus mengikuti kelompok tidak bisa semaunya kita jadi bisa disebut kelompok sebagai penguji realitas social. Kelompok juga bisa menjadi sesuatu pemecahan masalah bagi anggotanya karena didalam kelompok kita mendapat pengetahuan, pengalaman, dan pemecahan-pemecahan dari masalah kita.

                Selanjutnya Interaksi Antaranggota Kelompok :

Didalam interaksi kelompok terdapat dua jenis interaksi yaitu :
  1. Kelompok reaksi
  2. Kelompok koaksi
Ada 4 fungsi dari manajemen itu sendiri yaitu Perencanaan, Pengorganisasian, Pengarahan, lalu yang terakhir Pengawasan.

  1. Perencanaan (Planning)
Proses ini adalah proses paling awal untuk menetapkan tujuan dan target, menggunakan strategi apa yang dipakai untuk mencapai tujuan dari suatu Organisasi.

  1. Pengorganisasian (Organizing)
Proses dimana strategi dan taktik untuk mencapai suatu tujuan dan target itu dapat bekerja dalam perencanaan yang sesuai

  1. Pengarahan (Directing)
Proses penerapan pelaksanaan program-program yang dijalankan oleh organisasi, dalam hal ini terdapat job description.

  1. Pengawasan (Controlling)
Yaitu kegiatan yang dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan yang telah di rencanakan organisasi, dan arahan yang dapat berjalan sesuai target dan dapat mencapai tujuan yang telah diharapkan organisasi.

Fungsi Perencanaan :

Menjelaskan secara tepat tujuan-tujuan serta cara-cara mencapai tujuan. Sebagai pedoman bagi semua orang yang terlibat dalam organisasi pada pelaksanaan rencana yang telah disusun. Merupakan alat pengawasan terhadap pelaksanaan program. Meningkatkan efisiensi dan efektivitas penggunaan segala sumber daya yang dimiliki organisasi. Memberikan batas-batas wewenang dan tanggung jawab setiap pelaksanaan, sehingga dapat meningkatkan kerja sama/koordinasi. Menetapkan tolok ukur (kriteria) kemajuan pelaksanaan program setiap saat.

Kegiatan dalam Fungsi Perencanaan :

  1. Perencanaan Strategis
Dari misi organisasi diturunkan tujuan strategis. Rencana strategis ditujukan untuk mencapai tujuan strategis. Biasanya rencana strategis ditetapkan oleh manajemen puncak.

  1. Perencanaan Taktis
Rencana taktis diturunkan dari misi dan rencana strategis. Rencana taktis ditujukan untuk mencapai tujuan taktis yang merupakan bagian tertentu dari rencana strategis. Fokus pada hubungan manusia dan aksi, dan biasanya ditetapkan oleh menajemen menengah.

  1. Perencanaan Operasional
Tujuan operasinal diturunkan dari tujuan dan rencana taktis. Rencana operasional lebih sempit dengan jangka waktu yang lebih pendek dan banyak melibatkan  manajemen tingkat bawah.
  • Rencana Tunggal (sekali pakai)
Untuk aktivitas tidak berulang, contoh: program, proyek, dan anggaran.
  • Rencana Standing
Untuk aktivitas yang berulang, contoh: kebijakan, prosedur standar, dan aturan.

Fungsi Pengorganisasian :

Proses yang menyangkut upaya yang dilakukan untuk mengantisipasi kecenderungan di masa yang akan datang dan penentuan strategi dan taktik yang tepat  untuk mewujudkan target dan tujuan organisasi.

Kegiatan dalam Fungsi Perencanaan :

 Menetapkan tujuan dan target bisnis
* Merumuskan strategi untuk mencapai tujuan dan target bisnis tersebut
Menentukan sumber-sumber daya yang diperlukan
Menetapkan standar/indikator keberhasilan dalam pencapaian tujuan dan target bisnis

Fungsi Pengarahan dan Implementasi :

                Proses implementasi program agar dapat dijalankan oleh seluruh pihak dalam organisasi serta proses memotivasi agar semua pihak tersebut dapat menjalankan tanggungjawabnya dengan penuh kesadaran dan produktifitas yang tinggi.

Kegiatan dalam Fungsi Pengarahan dan Implementasi :

*  Mengimplementasikan proses kepemimpinan, pembimbingan, dan pemberian motivasi kepada tenaga kerja agar dapat bekerja secara efektif dan efisien dalam pencapaian tujuan
*  Memberikan tugas dan penjelasan rutin mengenai pekerjaan
*  Menjelaskan kebijakan yang ditetapkan

Dan selanjutnya membahas mengenai Fungsi Pengawasan dan Pengendalian, proses yang dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan yang telah direncanakan, diorganisasikan dan diimplementasikan dapat berjalan sesuai dengan target yang diharapkan sekalipun berbagai perubahan terjadi dalam lingkungan dunia bisnis yang dihadapi.


*  Ada pula Kegiatan dalam Fungsi Pengawasan dan Pengendalian, Mengevaluasi keberhasilan dalam pencapaian tujuan dan target bisnis sesuai dengan indikator yang telah ditetapkan
*  Mengambil langkah klarifikasi dan koreksi atas penyimpangan yang mungkin ditemukan
*  Melakukan berbagai alternatif solusi atas berbagai masalah yang terkait dengan pencapaian tujuan dan target bisnis

Referensi            :